Ovulation Pain, Normalkah?

Ovulation Pain, Normalkah?

15
0
BAGIKAN

Ladies mungkin merasa familiar dengan sensasi sakit atau nyeri yang biasanya terjadi di pertengahan siklus menstruasi Anda. Banyak dari Anda yang menganggap bahwa rasa sakit tersebut disebabkan oleh kram menstruasi. Kenyataannya, rasa sakit tersebut bisa jadi bukan menstrual cramps melainkan ovulation pain atau rasa sakit akibat proses ovulasi. Pertanyaaannya, perlukah Anda merasa khawatir?

Ovulation pain yang juga disebut dengan mittelschermz yang berarti “rasa sakit di bagian pertengahan” ini memang sangat mengganggu. Tapi satu hal yang dapat membuat Anda menarik napas lega: rasa sakit tersebut sangat umum terjadi dan merupakan hal yang sangat normal. Rasa sakit ini disebabkan oleh cairan yang memenuhi folikel ovarium Anda sebagai respons alami tubuh saat ovarium melepaskan sel telur. Penumpukan cairan tersebut mengakibatkan iritasi yang memunculkan sensasi kram pada area bawah perut Anda yang muncul di pertengahan siklus menstruasi atau 2 minggu sebelum siklus menstruasi selanjutnya terjadi.

Dr. Rebecca Brightman yang berprofesi sebagai seorang dokter ahli kelamin dan kandungan mengemukakan teori lain mengenai penyebab dari ovulation pain tersebut. Rasa sakit tersebut juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan folikel yang kemudian mendorong dinding permukaan ovarium Anda sehingga mengakibatkan rasa sakit.

.3852 Ovulation Pain, Normalkah- (A)

Rasa sakit yang timbul akibat pembesaran folikel ovarium tersebut kurang lebih mirip dengan rasa kram akibat menstruasi, walaupun sedikit lebih samar. Beberapa perempuan hanya merasakan sakit di bagian bawah perut atau punggung, walaupun tak jarang ada beberapa perempuan yang merasakan keduanya. Selain rasa sakit, ovulation pain juga seringkali disertai dengan sensasi bloating atau kembung di perut bagian bawah hingga keluarnya sedikit darah. Anda akan mengalami rasa sakit tersebut selama 2 hari, dan itu akan menghilang dengan sendirinya. Tapi, kapan Anda perlu merasa khawatir dan memeriksakan diri ke dokter?

Ladies wajib merasa waspada jika ovulation pain tersebut bertahan hingga lebih dari 2 hari. Ditambah lagi jika sampai rasa sakit yang Anda rasakan sedemikian hebat hingga painkillers jenis apapun tidak mempan, Anda wajib waspada. Rasa sakit berlebihan yang terjadi di area pinggul bisa jadi merupakan gejala dari PCOS atau bahkan endometriosis. Kewaspadaan yang sama juga wajib muncul jika Anda sering mengalami nyeri haid yang berlebihan hingga membuat Anda jatuh pingsan.

Ovulation pain memang bukan suatu hal yang Anda khawatirkan. Hanya saja, ketika Anda merasa bahwa ada yang tidak wajar dari rasa sakit tersebut, besar kemungkinan insting Anda benar. Always trust your guts, Vems!

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR