Stres Ternyata Bisa Menular, Benarkah?

Stres Ternyata Bisa Menular, Benarkah?

22
0
BAGIKAN

Banyak orang yang mengira bahwa satu-satunya hal yang dapat menular adalah penyakit. Tapi kalau Anda sedikit lebih teliti, Anda akan menyadari bahwa suasana hati seseorang pun bisa menular dan mempengaruhi Anda. Ladies pasti pernah mengalami saat-saat Anda merasa ikut bahagia saat teman Anda menceritakan tentang hal yang membuat mereka bahagia atau ikut menangis saat sahabat Anda bercerita tentang masalah yang tengah mereka hadapi. Setelah menyadari itu, Ladies juga pasti tak akan terlalu terkejut jika ternyata Anda pun bisa tertular stres kan?

Co-director dari Neuroscience Program di Universitas Saint Louis yaitu Tony Buchanan sempat mengadakan tes penelitian tentang topik menarik satu ini. Ia meminta sekelompok mahasiswa untuk tampil dan memberikan pidato yang sangat rumit kepada beberapa orang asing, yang memang sengaja didesain untuk menimbulkan reaksi stres dari sang pendengar. Hasil dari penelitian singkat tersebut cukup menarik karena pihak penceramah menunjukkan gejala kebingungan yang sama dengan pihak pendengar, seperti salah menghitung hingga tak sengaja lupa akan kalimat yang ingin mereka sampaikan.

Stres Ternyata Bisa Menular, Benarkah- (A)

Dan itu semua ternyata berakar dari insting survival manusia yang sudah ada sejak zaman prasejarah. Zaman dulu, nenek moyang kita memang hidup dalam kelompok dan agar mereka dapat bertahan hidup dari ancaman hewan buas mereka harus tanggap dalam menangkap sinyal peringatan dari kawan mereka. Dalam kehidupan modern, sinyal stres atau depresi adalah salah satunya. Tak mengherankan jika Anda ikut merasa kesal dan burnout ketika Anda berinteraksi dengan orang yang terlebih dulu terkena stres. Yang mengkhawatirkan, tak ada yang tahu kapan efek tersebut akan menghilang sehingga tak jarang efek dari tertular stres tersebut dapat berujung pada depresi.

Stres Ternyata Bisa Menular, Benarkah- (B)

Tidak seperti virus flu, tidak ada vaksin yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekebalan Anda terhadap virus stres ini. Tapi paling tidak, Anda dapat membentengi diri agar tidak tertular stres dengan cara:

  • Filter Energi Negatif

Ingat, Anda memiliki kekuatan untuk mengontrol agar Anda tidak tertular mood atau energi buruk dari orang lain. Saat Anda mulai merasa stres tersebut merambat masuk ke dalam diri, bentengilah diri Anda dengan memikirkan berbagai macam hal-hal positif maupun peristiwa menyenangkan dalam kepala.Memberikan pujian kepada lawan bicara juga dapat memberikan efek positif tak hanya bagi pikiran Anda tapi juga bisa membuat mood orang tersebut turut menjadi baik.

  • Curhat dengan Keluarga atau Teman yang Anda Percaya

Sometimes all you need are kind ears to listen. Jika rasa stres tersebut ternyata jauh lebih berat dari yang Anda bayangkan, jangan ragu-ragu untuk reaching out pada teman atau anggota keluarga yang Anda percaya. Atau Anda juga bisa mencurahkan emosi Anda melalui tulisan di buku harian atau puisi. Jangan biarkan emosi negatif tersebut mengendap di dalam kepala Anda.

  • Berjalan-jalan

Jika memungkinkan, keluarlah dari radius negatif tersebut dengan berjalan-jalan sejenak. Menyaksikan pepohonan hijau dan bunga yang berwarna-warni atau merasakan hembusan angin di taman dapat membantu menetralisir emosi negatif yang tanpa sengaja Anda tangkap dari orang lain.Ladies pun akan merasa lebih rileks dan dapat berpikir dengan jernih.

Yang paling penting, jangan biarkan diri Anda berkubang di dalam arus negatif yang dipancarkan oleh orang lain maupun diri sendiri.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR