3 Writers Muda Berbakat Ubah Dunia Melalui Buku Mereka

3 Writers Muda Berbakat Ubah Dunia Melalui Buku Mereka

7
0
BAGIKAN

Buku adalah jendela dunia. Buat para Bibliophiles, buku adalah harta karun yang sangat berharga bahkan melebihi permata terindah sekalipun. Membaca buku tidak hanya menjadi aktivitas untuk relaksasi, bahkan Anda juga bisa terinspirasi oleh sosok pengarang buku tersebut. Maya Angelou, J.K. Rowling, dan Priya Vulchi hanyalah segelintir penulis perempuan yang berhasil mengubah pembaca dan dunia dengan karya tulis mereka.

Benih inspirational writers tersebut akan terus tersebar dan berkembang menjadi para penulis muda yang membantu mengubah dunia ini menjadi dunia yang lebih baik melalui ujung jari mereka. Banyak dari mereka bahkan masih berusia remaja. Siapa sajakah sosok para Belle muda itu?

.3621 Writers Muda Berbakat Ubah Dunia Melalui Buku Mereka (A)

  • Marley Dias

Di usianya yang masih 15 tahun, remaja muda ini berhasil menggebrak dunia dengan menciptakan gerakan sosial #1000BlackGirlBooks yang mengajak para pengarang untuk mulai mendiskusikan ide sekaligus mengarang buku yang melibatkan tokoh perempuan berkulit hitam sebagai tokoh protagonis dalam cerita tersebut. Pemicunya sederhana, Dias merasa lelah melihat hampir semua buku yang dibacanya tidak melibatkan tokoh protagonist yang relatable dengan gadis berkulit hitam sepertinya.

Pada bulan Januari 2018 kemarin, ia merilis buku biografi pertamanya yang berjudul “Marley Dias Gets It Done: And So Can You!” yang berisi tentang kehidupannya sebagai siswi SMP sekaligus ide-ide serta pengalaman selama ia mempromosikan gerakan #1000BlackGirlsBooks. Worth to read!

.3621 Writers Muda Berbakat Ubah Dunia Melalui Buku Mereka (B)

  • Chessy Prout

Chessy Prout mengalami penyerangan seksual 4 tahun yang lalu saat ia bersekolah di Sekolah St. Paul di New Hampshire Amerika Serikat. Peristiwa traumatis tersebut membuat ia menjadi salah satu perempuan muda yang aktif menyuarakan hak-hak perempuan yang mengalami penyerangan dan pelecehan seksual, termasuk korban pemerkosaan. Misinya adalah untuk mengakhiri rape culture, dan hal tersebut tergambar dalam buku autobiografinya  berjudul “I Have the Right To” yang diterbitkan bulan Maret 2018 kemarin .

.3621 Writers Muda Berbakat Ubah Dunia Melalui Buku Mereka (C)

  • Aija Mayrock

Mayrock adalah salah satu survivor bullying yang menimpanya semenjak ia berusia 8 hingga 16 tahun. Di usianya yang masih muda, ia harus berhadapan dengan perilaku abusif teman-temannya di dunia nyata dan melalui dunia maya. Ia tahu bahwa dia tak sendiri, dan hal tersebutlah yang menginspirasinya untuk membuat buku mengenai “survival kit” untuk remaja-remaja seusianya yang juga tengah berjuang melawan bullying yang berjudul “The Survival Guide to Bullying”.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR