Tak Segera Ditangani, 5 Phobia Ini Bisa Ancam Kesehatan

Tak Segera Ditangani, 5 Phobia Ini Bisa Ancam Kesehatan

13
0
BAGIKAN

Setiap orang pasti memiliki ketakutan terhadap hal yang berbeda-beda. Tapi bagi seseorang yang menderita phobia, rasa takut tersebut bercampur dengan perasaan cemas yang berlebihan sehingga mengakibatkan reaksi panik yang seringkali terkesan lebay. Rasa takut yang dihasilkan akibat phobia tersebut memang lebih intens daripada rasa takut biasa, dan umumnya hal tersebut diakibatkan karena Anda pernah mengalami trauma akibat satu kejadian yang melibatkan obyek tersebut.

Umumnya penderita phobia pasti akan berusaha sebisa mungkin menghindari pemicu dari rasa takutnya tersebut. Acrophobia menghindari tempat-tempat tinggi, Arachnophobia akan menghindari tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat tinggal laba-laba, seorang Agoraphobia akan berusaha menghindar sejauh mungkin dari acara yang dihadiri orang banyak dan membuat gerakannya untuk melarikan diri terbatas. Dari kesemua jenis phobia yang ada di dunia, ternyata ada beberapa phobia yang wajib segera ditangani karena jika tidak dapat membahayakan kesehatan hingga nyawa Anda sendiri. Apa saja ya?

  • Tomophobia

Tomophobia adalah rasa takut yang berlebihan terhadap prosedur operasi dan operasi pembedahan itu sendiri. Memang kita semua pasti merasa sedikit takut dan khawatir saat akan menjalani operasi, tapi paling tidak Anda menyadari dan akhirnya setuju jika dengan operasi tersebut dapat menyembuhkan atau menyelamatkan nyawa Anda.

Tapi tidak demikian dengan penderita Tomophobia. Mereka umumnya akan menolak mentah-mentah prosedur operasi walaupun mereka tahu hal itu sangatlah penting untuk keselamatan jiwa mereka. Tomophobia umumnya menjangkit 3 dari 4,5 persen populasi dunia dan penderitanya rata-rata berusia remaja atau dewasa.

  • Iatrophobia

Dalam film-film, dokter selalu digambarkan sebagai pembawa informasi buruk, sehingga tak heran banyak orang yang menderita rasa takut dan anxiety saat akan berkonsultasi dengan dokter. Akar dari Iatrophobia biasanya dipicu dari pengalaman traumatis yang melibatkan tenaga medis, dan biasanya mereka bakal menolak untuk pergi ke dokter bahkan untuk sekedar check up. Jika diteruskan, maka mereka akan sulit menerima pertolongan medis bahkan ketika mereka benar-benar membutuhkannya.

.3609 Tak Segera Ditangani, Phobia Ini Bisa Mengancam Kesehatan (A)

  • Dentophobia

Pergi ke dokter gigi memang jadi hal yang mengerikan bagi anak kecil, tapi jika hal tersebut dibiarkan saja maka bisa jadi ketakutan kecil tersebut berubah menjadi dentophobia saat sang anak beranjak dewasa. Dentophobia termasuk phobia langka yang hanya terjadi pada 2 hingga 4 persen dari total populasi.

Penyebab dari Dentophobia lagi-lagi bisa jadi karena peristiwa yang menimbulkan trauma atau karena image dokter gigi adalah tokoh menyeramkan, yang tanpa sengaja ditanamkan di dalam kepala anak-anak oleh orangtua mereka.

  • Nosophobia

Serupa dengan Iatrophobia, Nosophobia adalah jenis irrational fear terhadap kemungkinan menderita penyakit. Seseorang yang menderita Nosophobia umumnya memiliki rasa takut bahwa ia bisa jadi menderita penyakit tertentu seperti kanker, penyakit jantung, dan penyakit fatal lainnya. Ironisnya, penderita Nosophobia justru enggan untuk berkonsultasi dengan dokter karena mereka khawatir dugaan mereka benar adanya.

  • Hemophobia

Pemandangan akan darah memang bisa membuat siapapun merasa sedikit pusing, tapi bagi seorang hemophobic hal tersebut dapat memicu rasa anxiety dan panik dan tak jarang mereka jatuh pingsan. Seseorang dengan hemophobia umumnya akan memiliki jenis phobia lainnya seperti Tomophobia, Nosophobia, Belenophobia (rasa takut terhadap jarum suntik), dan Trypanophobia (rasa takut terhadap suntikan).

Untungnya, sama seperti jenis phobia pada umumnya, phobia kesehatan di atas bisa diatasi dengan menjalani rangkaian treatments dan tentu saja dukungan dari orang-orang terdekat.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR