Ladies, Waspadai Mitos Suplemen Penurun Berat Badan Berikut

Ladies, Waspadai Mitos Suplemen Penurun Berat Badan Berikut

19
0
BAGIKAN

Kecantikan dan bentuk tubuh merupakan anugerah yang patut Anda syukuri. Anda mungkin saja merasa kurang puas dengan kondisi saat ini dan menginginkan perubahan untuk menunjang kepercayaan diri Anda. Olahraga hingga pengaturan pola makan merupakan cara terbaik menuju berat badan ideal. Tentu saja, Vems, cara instan seperti operasi hingga konsumsi pil penurun berat badan bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh sempurna seketika.

Sayangnya, pil penurun berat badan tak selamanya bisa diandalkan untuk meraih kondisi tubuh idaman Anda. Terdapat beberapa mitos pil penurun badan yang masih simpang siur kebenarannya. Tak jarang, iklan-iklan produk kecantikan cenderung misleading dan memberikan gambaran palsu mengenai kinerja penurunan berat badan. Konsumsi suplemen penurun berat badan yang menyesatkan tersebut justru akan membuat Anda tergoda untuk melakoni pola hidup yang cenderung tidak sehat.

Selain promo meragukan seperti menekan nafsu makan hingga meningkatkan komposisi tubuh, terdapat banyak mitos menyesatkan lainnya yang tersimpan dalam produk pil penurun berat badan yang banyak beredar. Hanya beberapa suplemen serupa yang benar-benar dapat berfungsi, misalnya yang tak asal mengumbar janji menurunkan berat badan tanpa harus mengatur pola makan sama sekali. Tentu saja, Vems, perubahan permanen pada bentuk tubuh Anda hanyalah bisa didapatkan lewat upaya serius dalam pola makan Anda, sehingga Anda bisa menurunkan berat badan sekaligus membakar lemak tanpa kehilangan massa otot tubuh sekalipun.

Beberapa suplemen penurun berat badan juga diklaim tidak memerlukan Anda untuk melakukan latihan fisik sama sekali. Faktanya, Vems, sebanyak apapun konsumsi suplemen penurun berat badan Anda tidak akan bekerja maksimal tanpa diiringi dengan latihan fisik. Sama halnya dengan perubahan pola makan, latihan fisik merupakan hal esensial dalam upaya menurunkan berat badan.

Selain itu, janji palsu berupa mempercepat metabolisme juga seringkali dilontarkan dalam promosi suplemen penurun berat badan. Padahal, Vems, sejak bahan aktif seperti the hijau, synephrine, hingga kafein menggantikan ephedra yang dilarang Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat pada tahun 2014, belum ada satu pun dari bahan-bahan tersebut yang terbukti menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh.

Seberapa sering Anda menjumpai iklan suplemen penurun berat badan yang mengklaim dapat membuat Anda kenyang lebih lama? Fakta ilmiah membuktikan sebaliknya, Ladies, karena bahan makanan seperti serat, protein, hingga lemak yang justru membuat Anda merasa kenyang. Alih-alih mengandalkan suplemen penurun berat badan, mulailah menghitung dengan cermat komposisi bahan makanan dalam menu Anda setiap harinya untuk memastikan asupan gizi Anda terpenuhi tanpa membuat berat badan melonjak drastis. Kombinasi makanan sehat mengenyangkan seperti buah dan sayuran (serat), ikan salmon dan telur (lemak dan protein), hingga kacang-kacangan (serat, lemak, dan protein) bisa menjadi alternatif makan malam sehat selain pizza atau makanan cepat saji lainnya.

Siapa bilang suplemen penurun berat badan bisa sepenuhnya membantu Anda membentuk komposisi tubuh ideal? Janji tersebut sama kosongnya dengan iming-iming suplemen yang dipercaya mampu membatasi penyerapan karbohidrat. Bahan pangan karbohidrat tertentu dapat Anda konsumsi untuk menurunkan berat badan secara bertahap. Suplemen penurun berat badan, sebaliknya, hingga kini belum terbukti mampu membatasi kinerja enzim yang bertugas mencerna karbohidrat. Mengapa tak mengatur pola makan Anda dan berhenti mempercayai iklan suplemen penurut berat badan?

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR