4 Hal Tidak Terduga Ini Tingkatkan Resiko Sakit Jantung

4 Hal Tidak Terduga Ini Tingkatkan Resiko Sakit Jantung

27
0
BAGIKAN

Tekanan darah tinggi, obesitas, dan gaya hidup yang tidak sehat sudah pasti jadi penyebab utama dari serangan jantung. Banyak dari Anda pasti beranggapan bahwa asalkan Anda rajin berolahraga dan makan makanan yang bergizi resiko tersebut bisa dicegah. To be honest nih Vems, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Karena ternyata ada hal-hal lain tidak terduga yang bisa meningkatkan resiko Anda terserang penyakit jantung lho. Hayo lho, sudah tahu faktor-faktor berikut ini belum?

  • Konsumsi Pil Diet

Don’t you find it ironic? Tujuan asli diet adalah untuk membantu menjaga kesehatan sistem kardiovaskular Anda. Tapi ternyata, terlalu sering bergantung pada diet pills justru bisa membahayakan jantung Anda, lho. Pil diet bekerja dengan meningkatkan aliran darah dan detak jantung sehingga mengakibatkan jantung Anda harus bekerja lebih keras.

Konsumsi pil diet secara terus-menerus bisa berdampak pada kerusakan jantung permanen. Ngeri kan? Jadi daripada konsumsi pil diet, menyantap makanan sehat dan berolahraga rutin jauh lebih ampuh kok untuk menurunkan berat badan.

  • Depresi

Penderita depresi punya resiko yang tak kalah besar terkena penyakit jantung, atau bahkan meninggal karenanya. Ketika Anda terkena depresi, maka tubuh akan ‘kebanjiran’ hormon stres yaitu hormon kortisol. And it’s not a good news. Jumlah kortisol yang tinggi berarti akan mengakibatkan jantung harus memompa darah ke seluruh tubuh jauh lebih cepat sebagai reaksi dari “fight-or-flight”.

Kondisi tersebut yang terjadi terus-menerus lambat laun akan merusak jantung Anda. Jadi jika Anda saat ini mengalami depresi, please, janganlah ragu atau takut untuk mencari pertolongan.

.3421 Hal Tidak Terduga Ini Bisa Meningkatkan Resiko Sakit Jantung (A)

  • Anda Menderita Penyakit Peradangan

Beberapa jenis penyakit seperti Lupus dan rheumatoid arthritis berpotensi besar mengakibatkan peradangan. Akibat lebih lanjut dari peradangan tersebut adalah rusaknya pembuluh darah sehingga mengakibatkan plak-plak terbentuk di dinding pembuluh darah. Akibatnya terjadi penyumbatan darah yang dapat berdampak serius terhadap fungsi organ jantung Anda.

  • Adanya Trauma Masa Kecil

Let’s admit it, tidak semua orang punya masa kecil yang menyenangkan. Ladies mungkin mengalami kekerasan rumah tangga di usia Anda yang sangat muda, atau bisa jadi Anda adalah korban bullying saat Anda duduk di bangku sekolah. Peristiwa kekerasan tersebut seringkali menimbulkan trauma pada korban, dan Anda akan berada di posisi yang stressful saat peristiwa yang sama terjadi atau ada di hadapan Anda.

Masih belum ada penjelasan pasti tentang hubungan antara emotional scars dengan meningkatnya resiko penyakit jantung, tapi itu bukan jadi alasan buat menunda terapi agar Anda bisa menghadapi trauma yang Anda alami.

Ternyata pencegahan penyakit jantung tak boleh hanya berhenti di program diet saja nih.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR