Inspirasi Busana dari Bahan Pangan ala Gretchen Röehrs

Inspirasi Busana dari Bahan Pangan ala Gretchen Röehrs

27
0
BAGIKAN

Seni memang bisa Anda ditemukan di mana saja, Vems. Namun siapa sangka bahwa benda yang Anda jumpai di dapur setiap hari seperti buah dan sayuran justru bisa menjadi sumber inspirasi seni nan unik? Tak tanggung-tanggung, Gretchen Röehrs siap mengolah kreasi seni dari seluruh isi lemari es Anda dengan tangan dingin. Ketika siapa saja saat ini bisa bebas berkreasi, butuh kejelian tersendiri untuk mendapatkan inspirasi dari hal-hal sederhana di keseharian.

Awal tahun 2018, tepatnya pada 13 Februari 2018 kemarin menandakan diterbitkannya buku Gretchen Röehrs bertajuk Edible Ensembles: A Fashion Feast for the Eyes, From Banana Peel Jumpsuits to Kale Frocks (Rizzoli) yang berisi karya seninya tersebut. Gretchen Röehrs memiliki spesialisasi kreasi seni dalam wujud ilustrasi fashion yang berhiaskan bahan makanan seperti buah dan sayuran. Siapa yang menduga bahwa sketsa fashion berupa ball gown bisa diwujudkan lewat 2 helai sayuran kale atau minidress bercorak sisik ikan yang dikreasikan dari irisan lobak kemerahan?

Tentu saja, Gretchen Röehrs bukan insan kreatif pertama yang terinspirasi oleh makanan dalam mewujudkan desain busana miliknya. Seni kuliner telah lama menjadi inspirasi istimewa para desainer dalam mewujudkan mahakaryanya. Tak jarang peragaan busana maupun koleksi desainer yang menampilkan lini busana berbahan makanan. Koleksi busana Musim Semi 2017, misalnya, menggambarkan kesegaran aneka buah yang menggoda selera. Sebaliknya, presentasi busana couture Musim Semi 2016 telah menghadirkan inspirasi busana dari keramik berkualitas dan sayur-sayuran.

Dalam beberapa tahun belakangan, tidak ada rumah mode yang mewujudkan inspirasi busana terbaik dari aneka olahan makanan selain Dolce & Gabbana. Sebut saja motif ikan-ikanan dan pasta rumahan dalam koleksi busana Musim Semi 2017, hingga tanaman berbunga sweet pea dan sayur selada lattuga pada peragaan busana Musim Semi 2018. Ketika rok gaun menjadi busana andalan yang berhiaskan aneka aksen dan ornamen dalam peragaan busana serupa, Gretchen Röehrs justru mengkreasikan sebaliknya. Ilustrasi fashion miliknya justru terbilang sederhana sekaligus tetap elegan.

Gretchen Röehrs mengaku bahwa proses kreatifnya selama ini berlangsung sangat cepat. Sebagian besar karya seni miliknya justru mengalir berdasarkan buah ataupun sayuran yang sedang menjadi inspirasi kerjanya. Terbiasa “bermain-main” dengan makanan miliknya sebelum ditandaskan, dirinya akan mengguratkan sketsa mengikuti bentuk bahan dapur yang dapat ditemukannya dengan mudah di dapur sebagai inspirasi. Tak pernah terlalu serius dalam berkarya, Gretchen Röehrs senantiasa menghasilkan karya yang sekilas terlihat bak sketsa fashion biasa dengan tambahan ekstra bahan pangan yang menjadi ciri istimewa.

Tentu saja, beberapa karyanya nampak lady-like penuh nuansa klasik ala Zac Posen. Beberapa karya lainnya bahkan terang-terangan terinspirasi dari still lives Irving Penn. Di tangan Gretchen Röehrs, hal-hal sederhana dalam keseharian yang seringkali Anda remehkan dan terasa membosankan justru diolahnya menjadi inspirasi seni yang mendobrak pakem sekaligus memukau. Siapa yang mengira bahwa kacang polong beku bisa terlihat sangat chic sebagai elemen fashion, Vems?

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR