3 Rahasia Kelam di Balik Tragedi Tenggelamnya Kapal Titanic

3 Rahasia Kelam di Balik Tragedi Tenggelamnya Kapal Titanic

127
0
BAGIKAN

Siapapun pasti sudah tak asing lagi dengan tragedi yang menimpa kapal kebanggaan masyarakat Inggris ini. Tenggelamnya kapal RMS Titanic bahkan sempat diangkat menjadi film yang hingga saat ini jadi film romantis sepanjang masa. Kapal yang didaulat menjadi kapal pertama yang terbesar dan termewah di era tahun 1912 ini membawa serta korban jiwa sebanyak 1,800 orang, dari total penumpang sebanyak 2,224, ke dalam dinginnya dasar Laut Atlantik.

Tapi ternyata ada beberapa rahasia mengenai kecelakaan laut tersebut yang tak banyak kita ketahui. Ladies, sudah tahu belum fakta-fakta mencengangkan di balik karamnya kapal Titanic?

  • Penyebab Sesungguhnya dari Tenggelamnya Kapal

We all knows kapal Titanic tenggelam setelah kapal tersebut menghantam gunung es saat melintas di perairan Samudera Atlantik. Tapi kenyataan sebenarnya ternyata jauh lebih mengerikan dari itu. Seorang journalist bernama Senan Molony yang sudah mendedikasikan hampir 30 tahun masa kariernya untuk meneliti perihal tenggelamnya masa Titanic menyajikan fakta bahwa kemungkinan besar penyebab sesungguhnya dari tenggelamnya RMS Titanic bukan karena icebergs, melainkan karena api.

Setelah meneliti banyak foto-foto dari kapal tersebut yang tidak dipublikasikan, Senan menemukan adanya noda hitam dengan panjang 30 kaki di bagian lambung kapal. Noda tersebut ternyata diakibatkan oleh adanya kobaran api dengan suhu tinggi di bagian lambung kapal selama 3 minggu. Ironisnya tak ada seorang pun yang menyadari hal tersebut. Dan sebagai dampaknya, ketahanan lambung kapal pun berkurang sebanyak 75 persen. Sehingga akibatnya, lambung kapal tersebut pun langsung bocor begitu bergesekan dengan gunung es.

.3376 Rahasia di Balik Tragedi Tenggelamnya Kapal Titanic Cover

  • Tidak Adanya Latihan Sekoci

Biasanya, di setiap kapal besar akan diadakan latihan sekoci yang dilaksanakan kru kapal untuk mengantisipasi adanya kemungkinan tindakan evakuasi harus segera dilakukan. But for some unknown reason, di hari yang naas tersebut sang nahkoda yaitu Kapten Smith memutuskan untuk membatalkan latihan tersebut. Banyak pihak menyesalkan keputusan itu. Karena seandainya pelatihan tersebut tetap dilaksanakan, bisa jadi semakin banyak pula nyawa yang terselamatkan.

  • Kapal Sekoci Tidak Terisi Penuh

Jatuhnya hampir separuh korban jiwa yang saat itu menaiki kapal Titanic tidak hanya diakibatkan kurangnya kapal sekoci untuk semua penumpang, tapi juga karena hampir semua kapal penyelamat tidak terisi penuh. Sebagai contohnya, kapal sekoci nomor 7 sebenarnya memiliki kapasitas yang bisa memuat sebanyak 65 orang. Tapi hanya sebanyak 24 penumpang yang ada di dalamnya. Sedangkan kapal sekoci nomor 1 menampung hanya sebanyak 12 orang, yaitu 7 kru kapal dan 5 penumpang dari total kapasitas sebanyak 40 orang.

Semoga arwah para penumpang dan kru kapal yang meninggal dunia diberikan ketenangan, dan juga semoga tidak ada lagi tragedi Titanic yang lain.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR