Retinopati Diabetik dan Dampaknya Terhadap Perempuan

Retinopati Diabetik dan Dampaknya Terhadap Perempuan

12
0
BAGIKAN

Diabetes atau kencing manis adalah jenis penyakit yang belakangan marak terjadi. Diabetes disebabkan oleh tingginya kadar gula di dalam darah akibat ketidakseimbangan hormon insulin yang gagal memproses zat gula dari makanan. seseorang bisa terkena diabetes karena banyak hal, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup yang tak sehat. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis, diabetes bisa merusak berbagai macam organ tubuh lho, Vems. Bahkan tak menutup kemungkinan Anda bisa terserang retinopati diabetik.

Apa sih yang disebut dengan retinopati diabetik? Retinopati diabetik adalah salah satu komplikasi yang dialami oleh penderita diabetes. Retinopati diabetik terjadi ketika kandungan gula darah yang tinggi merusak pembuluh darah halus yang ada di dalam mata sehingga mengakibatkan pembuluh darah tersebut bocor, atau bahkan tersumbat. Sumbatan tersebut kemudian mengakibatkan pembuluh darah membengkak hingga menutupi permukaan retina.

Padahal, retina adalah selaput syaraf pada mata yang bertugas untuk menangkap dan menyalurkan cahaya yang jatuh di depan mata dan mengirimkan pesan tersebut ke otak sehingga Anda bisa melihat obyek yang ada di depan Anda. Retinopati diabetik berpotensi merusak retina sehingga mengakibatkan penderitanya mengalami gangguan penglihatan, hingga bahkan kebutaan.

.3359 Retinopati Diabetik dan Dampaknya Terhadap Perempuan (A)

Baik laki-laki maupun perempuan berpotensi terkena penyakit ini. Hanya saja, ibu hamil yang mengidap gestational diabetes memiliki resiko yang paling besar. Resiko yang paling besar menimpa pengidap diabetes yang tidak sadar akan gejala-gejala diabetes yang dialaminya. Paling tidak hingga ia hamil dan didiagnosis menderita gestational diabetes. Dan kalaupun sudah terdeteksi, resiko terkena retinopati diabetik masih terus ada bahkan setelah beberapa tahun dari masa persalinan Anda.

Selain itu, sekelompok peneliti dari India dan Amerika Serikat sama-sama menemukan bahwa orang dengan tingkat kolesterol tinggi dan hipertensi juga berpotensi terkena penyakit mata ini. Disusul dengan orang yang tak hanya mengidap diabetes tipe 2 tapi juga mengalami sleep apnea. Faktor terakhir ini diketahui bisa meningkatkan resiko seseorang terkena retinopati diabetik dalam kurun waktu kurang dari 4 tahun. Seram, ya?

Menurut The American Academy of Ophthalmology, gejala dari retinopati diabetik antara lain:

  • Pandangan Anda terganggu dengan obyek yang seakan mengapung di hadapan mata Anda
  • Daya penglihatan yang menurun sehingga mengakibatkan pandangan jadi kabur
  • munculnya titik-titik hitam dalam jarak pandangan Anda
  • kemampuan mata melihat di malam hari menurun
  • Warna yang Anda lihat terlihat kabur atau pudar
  • dan yang terakhir adalah Anda kehilangan kemampuan penglihatan Anda seluruhnya.

Cara terbaik mencegah retinopati diabetik adalah dengan menjaga gaya hidup dan pola makan, menjauhi kebiasaan merokok, dan rajin melakukan kontrol kolesterol dan gula darah. Stay healthy, Vems!

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR