Mungkinkah Perokok Pasif Terinfeksi Virus HPV?

Mungkinkah Perokok Pasif Terinfeksi Virus HPV?

14
0
BAGIKAN

Virus HPV adalah salah satu virus yang meresahkan kaum perempuan. Sebuah laporan bahkan menyebutkan bahwa wanita berusia 16- 30 tahun berisiko tinggi terkena virus Human Papilloma Virus (HPV) yang menyebabkan penyakit seperti kanker serviks, kutil kelamin, dan sebagainya. Dari studi Analisis SRL pada kanker serviks, sekitar 14% wanita pada kelompok usia tersebut terkena virus HPC. Sementara usia 61 – 85 tahun dengan presenstasi 8,39%.

Di tahun 2013 dan 2017, lebih dari wanita India melakukan tes apakah mereka terinfeksi virus HPV. Mereka melakukan tes dengan menggunakan metode standar global Hybrid Capture II. Secara keseluruhan, sekitar 8,04% dari mereka terjangkit virus HPV dengan risiko yang tinggi.

Tes yang dilakukan dalam skrining untuk kanker serviks tersebut adalah tes Konvensional (Pap) dan Liquid-based Cytology (LBC), Inspeksi Visual dengan Uji Asam Asetat (VIA), dan HPV untuk tipe HPV dengan risiko tinggi. India menyumbang hampir sepertiga dari semua kematian akibat kanker serviks global dengan sekitar 1.320.000 kasus baru didiagnosis dan 74 ribu kematian setiap tahun.

Penyebab kematian para perempuan bukan hanya kanker payudara. Kanker serviks juga menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak akibat kanker. Terhitung 17% dari semua kematian akibat kanker adalah wanita dalam usia antara 30 dan 69 tahun. Usia rata-ratanya adalah 38 tahun. Bayangkan saja, fakta membuktikan ada 8000 perempuan meninggal setiap tahun akibat kanker serviks.

Mungkinkah Perokok Pasif Terinfeksi Virus HPV?-a

Di Indonesia, virus HPV yang menjadi penyebab kanker serviks menjadi pembunuh perempuan nomor satu. Vems pasti masih bertanya-tanya, siapa yang berisiko tinggi terkena virus HPV hingga bisa menyebabkan kanker serviks. Rupanya ada beberapa ciri perempuan yang berisiko terjangkit virus ini. Pertama, adalah wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Kedua, terlalu sering berganti-ganti pasangan. Faktor lainnya adalah perempuan merokok. Namun, jika pasangan Anda merokok dan Anda berperan sebagai perokok pasif, kemungkinan terinfeksi virus tersebut juga bisa.

Intinya, penyebab yang paling utama adalah hal yang menyebabkan imunitas dan igenitas menurun. Sementara untuk penggunaan alat kontrasepsi juga bisa menjadi penyebab menurut literatur. Namun itu bukan faktor utama penyebab virus HPV aktif.

Jadi, itulah sedikit informasi tentang virus HPV yang menyebabkan kanker serviks. Mulai sekarang lakukan hidup sehat, jangan melakukan hubungan seks jika belum menikah, dan yang terpenting jangan berganti-ganti pasangan.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR