Fakta Unik di Balik Berbagai Jenis Makanan

Fakta Unik di Balik Berbagai Jenis Makanan

27
0
BAGIKAN

Sepanjang sejarah peradaban manusia, makanan tak hanya diproduksi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Setiap makanan memiliki citarasa dan fungsi berbeda dalam proses pengolahan. Uniknya, fungsi berbeda dalam setiap bahan pangan tersebut rupanya tak jarang yang masih menyisakan misteri. Mulai dari lubang pada donat hingga pola di permukaan biskuit Oreo, tahukah Anda bahwa setiap makanan berikut ini memiliki rahasia dan sejarah penciptaan nan unik?

Ladies, tahukah Anda bahwa bubuk putih di dalam kemasan coklat batangan bukanlah jamur yang menandakan coklat telah basi? Sebaliknya, bubuk putih tersebut merupakan wujud dari sugar bloom maupun fat bloom yang sama sekali tak mengubah citarasa coklat. Sugar bloom timbul karena coklat batangan disimpan di tempat lembab sehingga kandungan gula pada coklat berubah wujud menjadi mengkristal. Fat bloom, sebaliknya, muncul ketika coklat batangan disimpan di tempat yang panas sehingga kandungan lemak di dalamnya lebih cepat meleleh.

Bintik merah menyerupai gumpalan darah yang sering dijumpai pada bagian kuning telur ternyata sama sekali tak berbahaya. Bintik merah tersebut rupanya ialah sistem pembuluh darah yang pecah pada saat proses pembentukan telur. Meski telur kemasan biasanya diproduksi secara khusus oleh ayam petelur, biasanya akan muncul bintik merah yang menandai awal pembentukan janin ayam. Meski demikian, telur berbintik merah tetaplah aman dikonsumsi kok!

Di antara berbagai jenis keju, blue cheese terbilang unik karena namanya tak berarti keju tersebut berwarna biru. Blue cheese dinamakan demikian karena terlihat berbintik-bintik biru. Blue cheese disebut juga dengan keju basi karena proses pengolahannya menggunakan ekstrak jamur yang ditambahkan pada susu domba. Ekstrak jamur tersebut akan tumbuh menjadi bintik kebiruan karena disimpan dalam waktu lama sebelum dapat dikonsumsi. Ekstrak jamur dan bintik biru tersebut justru menghasilkan rasa dan aroma blue cheese yang lebih kuat daripada jenis keju lainnya.

Ladies, sejarah munculnya lubang di tengah donat rupanya dapat ditelusuri ke sosok Hansen Gregory, seorang pelaut yang konon gemar mengkonsumsi roti goreng tersebut saat berlayar. Suatu ketika, pelayaran Hansen Gregory dilanda badai sehingga ia pun kebingungan di mana akan meletakkan donat-donat kesayangannya. Sang pelaut kemudian menancapkan donat di kemudi kapal. Sejak itu, juru masak kapal diminta untuk memasak donat dengan lubang di bagian tengah. Tak hanya sebagai ciri khas donat hingga kini, adanya lubang juga membuat bagian tengah donat menjadi terasa lebih renyah.

Corak unik di permukaan biskuit Oreo dipercaya berasal dari logo Nabisco, perusahaan yang pertama kali memproduksi Oreo. Tak hanya itu, muncul juga beberapa teori konspirasi yang menyatakan bahwa corak biskuit Oreo muncul dari lambang Salib yang dibawa para prajurit Pasukan Templar pada saat Perang Salib. Menariknya, perusahaan Nabisco hingga kini tak pernah mengkonfirmasi asal mula terbentuknya corak pada permukaan biskuit Oreo yang demikian.

Keju Swiss terbilang unik karena memiliki banyak lubang berukuran besar di bagian permukaan hingga ke tengah keju. Sebagian besar orang percaya bahwa lubang-lubang itu ditimbulkan sebagai reaksi penggunaan jamur pada proses pengolahan keju. Faktanya, lubang pada keju justru muncul secara tak sengaja karena adonan keju yang kejatuhan potongan jerami sehingga tidak dapat memadat dengan sempurna. Di zaman modern, keju tak lagi berlubang-lubang karena proses pengadukan adonan keju sudah menggunakan mesin sehingga bisa memadat sempurna.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR