Alasan PayPal Gagal dalam Fitur “Seller Protection”-nya

Alasan PayPal Gagal dalam Fitur “Seller Protection”-nya

5
0
BAGIKAN

Buat Vems yang sering melakukan transaksi jual-beli antar-negara pastinya sudah akrab banget dengan sistem pembayaran PayPal. Pengguna layanan pembayaran online ini sudah berdiri selama 19 tahun dan memiliki ratusan juta pengguna. Cakupan layanannya yang luas membuat PayPal menjadi perusahaan penyedia sistem pembayaran online terbesar di dunia.

Ketika Ladies mendaftar jadi anggota PayPal (baik sebagai buyer maupun seller), Anda diwajibkan untuk mematuhi syarat-syarat yang diterapkan oleh perusahaan tersebut. Sebagai gantinya, PayPal akan memberikan seller atau buyer protection yang akan membantu kenyamanan dan keamanan Anda selama bertransaksi online. Masalahnya, baru-baru ini muncul komplain dari beberapa pihak seller yang mengeluhkan sistem Seller Protection ternyata tak benar-benar melindungi mereka. Bagaimana bisa?

.3311 Alasan PayPal Gagal dalam Fitur “Seller Protection”-nya (A)

Anna Tims, salah seorang content creator yang menulis puluhan artikel online di situs The Guardian menceritakan pengalaman pahitnya selama menggunakan layanan PayPal. Semuanya bermula ketika  ia menjual koin emas asli ke seorang pembeli dari Canada dengan harga £4,300. Tapi sebulan kemudian, si pembeli mengajukan keluhan bahwa koin yang dikirimkan tidak sesuai dengan apa yang diiklankan.

Wajar dong jika Anna Tims melakukan follow-up dengan meminta foto paket beserta isinya. Tapi tak ada balasan apapun dari pembeli tersebut. Bahkan pembeli tersebut juga tidak mengajukan file komplain melalui eBay maupun PayPal. 2 bulan kemudian, Timms menerima 5 koin perak dari pembeli tersebut dan masih tanpa ada keterangan terlampir.

Apesnya, ia menerima notifikasi bahwa pembayaran sebanyak £4,300 yang sudah diterimanya ditarik kembali oleh PayPal dan dikembalikan pada pembeli yang menuntutnya. Usut punya usut, PayPal memberlakukan chargeback tersebut karena pihak Bank Kanada sudah mereview tuntutan tersebut dan memilih untuk berpihak pada si pembeli.

.3311 Alasan PayPal Gagal dalam Fitur “Seller Protection”-nya (B)

Konyol, bukan? Hampir tidak ada bukti yang kongkrit dari pihak pembeli, bahkan dia juga tidak mengembalikan koin emas yang “katanya” tidak sesuai dengan yang diiklankan oleh Tims. Tapi bukti tersebut sepertinya tidak dihiraukan oleh pihak Bank, dan PayPal selaku pihak ketiga mengklaim bahwa mereka tidak punya kekuasaan apapun atas itu.

Itulah yang membuat fitur “seller protection” dari PayPal gagal melindungi para penjual. Mereka hanya akan cover kerugian Anda jika pembeli mengklaim barang yang sudah dikirimkan tidak atau belum Anda terima. Tapi PayPal lupa untuk memperhitungkan kemungkinan adanya penipuan dari pihak pembeli yang mengklaim bahwa produk yang dikirim tidak sesuai dengan deskripsi.

Ironis, ya? Dan of course, kita semua berharap semoga PayPal dengan segera memperbaiki sistem tersebut untuk menjamin tidak hanya kenyamanan pembeli, tapi juga kenyamanan para sellers.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR