Nikmati Pekerjaan dengan Kenali Penyebab Stres di Kantor

Nikmati Pekerjaan dengan Kenali Penyebab Stres di Kantor

14
0
BAGIKAN

Bekerja di bidang yang sangat dicintai tentu merupakan impian semua orang. Meskipun bidang pekerjaan saat ini merupakan passion Anda, bisa jadi atmosfer kantor Anda saat ini kurang nyaman. Bidang pekerjaan maupun suasana kantor tentunya bukan faktor utama yang menjamin rasa betah dan semangat bekerja. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab stres di kantor dan dapat berpengaruh besar ke aspek lainnya dalam hidup Anda.

Ladies, Anda bisa saja mencoba bertahan dalam situasi tempat kerja yang kurang nyaman. Tentu saja, Anda wajib mencegah stres akibat pekerjaan agar produktivitas kerja Anda tidak menurun drastis. Rutinitas kerja yang menyita sebagian besar waktu Anda pasti akan terasa mencekam dan bagai mimpi buruk apabila Anda mengabaikan faktor penyebab stres di kantor. Atasan yang serba menuntut, misalnya, bisa membuat para karyawan kurang nyaman dan tidak betah bekerja di instansi tersebut.

Atasan manapun pasti akan memiliki ekspektasi bawahannya untuk menunjukkan kinerja sempurna dan memberikan hasil maksimal bagi perusahaan. Sayangnya, sikap profesional yang demikian berbeda tipis dengan tekanan yang cenderung terlalu menuntut. Tuntutan yang diberikan secara lembut ataupun mendikte pasti akan memberikan rasa tertekan pada Anda, tergantung pada bagaimana Ladies menyikapinya. Selama tuntutan yang Anda terima masih dalam batas kewajaran job description Anda, cobalah memahami tuntutan atasan yang terkadang terkesan otoriter. Hindari perasaan merasa gagal saat Anda belum mampu memenuhi tuntutan atasan karena hal tersebut akan membuat Anda kian merasa stres.

Tak hanya hubungan vertikal dengan atasan, hubungan horizontal dengan sesama rekan kerja juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab stres di kantor. Penempatan kerja tentunya disesuaikan dengan bidang pekerjaan yang Anda lakukan. Sayangnya, ada beberapa perilaku profesional maupun personal rekan kerja yang membuat Anda kurang nyaman. Ketidakcocokan karakter antar pegawai bisa berujung konflik sesama rekan kerja serta menyebabkan stres. Solusinya, Vems? Cobalah sebisa mungkin untuk bersikap profesional dan tidak melibatkan sentimen pribadi dalam melakukan aktivitas kerja di kantor. Lakukan pekerjaan Anda dan jagalah hubungan dengan rekan kerja sebatas tuntutan profesionalitas semata.

Sudah jadi rahasia umum bahwa perusahaan cenderung membatasi jumlah karyawan untuk menekan pengeluaran gaji namun memberikan beban kerja ekstra bagi para pekerja yang ada. Pemecatan menjadi salah satu upaya perampingan jumlah karyawan. Meski menguntungkan bagi perusahaan, hal tersebut dapat memberi tekanan batin bagi Anda apabila beban kerja menjadi bertambah di luar job description semula. Meski sejauh ini teratasi, beban kerja ekstra nantinya bisa memicu stres. Dengan banyaknya pekerjaan dan semakin sering lembur, karyawan akan terpaksa memiliki pola makan hingga waktu istirahat yang berantakan. Pekerjaan berlebihan pada akhirnya akan mengurangi produktivitas di kantor. Semoga Anda senantiasa merasa nyaman dan enjoy dalam bekerja ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR