Waspadai Bencana Alam Longsor di Telaga Sarangan Magetan

Waspadai Bencana Alam Longsor di Telaga Sarangan Magetan

21
0
BAGIKAN

Beberapa minggu belakangan ini beberapa wilayah Indonesia diguyur dengan hujan yang tak jarang lumayan deras dan mengakibatkan banjir dimana-mana. Di beberapa tempat curah hujan memang cukup rendah, tapi ada juga beberapa tempat yang memiliki intensitas hujan yang deras. And as expected, selain banjir Anda juga wajib waspada akan bahaya bencana alam longsor, yang nyatanya sudah terjadi di area wisata Telaga Sarangan, Magetan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan Jawa Timur selama seharian penuh pada hari Jumat kemarin mengakibatkan tanah longsor di sekitar taman wisata danau tersebut dan mengakibatkan jalur menuju Danau Sarangan terputus. Dan kabarnya, tempat wisata tersebut hanya bisa diakses dengan kendaraan roda 2 hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Fortunately, peristiwa tersebut tidak merenggut nyawa siapapun. Walaupun seorang penduduk lokal menderita kerugian material  mencapai 4 juta rupiah akibat rumahnya terkubur di dalam tanah longsor.

Selain di daerah wisata Telaga Sarangan, bencana tanah longsor juga melanda kawasan lereng Gunung Lawu. Tepatnya berlokasi di Desa Genilangit, Kabupaten Magetan. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan lereng tebing Gunung Lawu setinggi 25 meter dan panjang 20 meter longsor dan memutus akses jalan dari Desa Genilangit dengan Dusun Wonomulyo di Kecamatan Poncol. Sebagai akibatnya, sekitar 350 kepala keluarga yang bermukim di lereng gunung tersebut pun sempat terisolasi.

.3197 Waspadai Bencana Alam Longsor di Telaga Sarangan Magetan (A)

Untuk membuka jalur yang tertutup longsor dan mengamankan keluarga yang terjebak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan bekerjasama dengan satuan TNI, Polri, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Perhutani, PMI, serta Tagana. Tak ketinggalan, warga sekitar juga ikut bekerja gotong royong menyingkirkan tanah dan bebatuan yang menyegel jalan. Kerjasama mereka sangat solid dan benar-benar menunjukkan sisi baik dari rakyat Indonesia!

Tak ketinggalan, Kamari selaku ketua pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah menghimbau agar masyarakat sekitar jauh lebih waspada. Terutama bagi warga yang tinggal di sekitar Gunung Lawu, karena memang area lereng gunung itu termasuk titik longsor paling rawan di wilayah Kota Magetan. Terlebih lagi jika hujan yang turun sangat lama hingga mencapai 3 jam. Apalagi, dengan prediksi dari Badan Meteorologi Mitigasi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan bahwa selama bulan Januari ini curah hujan yang turun akan memiliki intensitas sedang hingga tinggi.

Buat Vems yang ingin menghabiskan waktu akhir minggu dengan berwisata, sebaiknya hindari tempat wisata pegunungan dan pantai di tengah-tengah cuaca ekstrim seperti ini. Be safe, ladies!

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR