Pikun Bisa Dicegah, Yuk Kenali Gejala Awalnya!

Pikun Bisa Dicegah, Yuk Kenali Gejala Awalnya!

18
0
BAGIKAN

Pikun menjadi hal yang paling menakutkan bagi sebagian besar orang ketika usia mereka menginjak lansia. Apakah Vems juga merasakan ketakutan tersebut? Sebenarnya, pikun atau demensia bisa dicegah sejak awal. Demensia sendiri bukan merupakan penyakit. Ini adalah sebuah kondisi yang terjadi karena penurunan kemampuan fungsi otak. Yap, kita mengenalnya dengan istilah pikun.

Penderita demensia biasanya mengalami penyusutan daya ingat, kemampuan berpikir, kesulitan memahami sesuatu, bahkan menurunnya kecerdasan mental. Kondisi ini biasanya menyerang lansia di atas usia 65 tahun. Gejalanya bahkan akan muncul di usia 30 – 40 tahunan. Nah, berikut ini beberapa gejala awal pikun yang sering diremehkan.

Tak lagi mengenali kebohongan

Orang-orang yang tak lagi mengenali kebohongan atau sarkasme orang lain dianggap menjadi salah satu gejala awal pikun. Untuk penderita demensia frontotemporal biasanya tidak bisa mengenali kebohongan. Namun untuk penderita demensia lain dan alzheimer masih bisa melakukannya.

Sering jatuh

Semua orang sudah pasti bisa mengalami jatuh. Namun, jika Anda sering jatuh maka bisa jadi itu merupakan gejala awal alzheimer. Sebuah studi pada 2011 yang dipresentasikan di Alzheimer’s Association International Conference di Paris mengamati scan otak dari 125 orang tua. Para responden diminta menghitung seberapa sering mereka jatuh dalam rentang waktu delapan bulan. Hasilnya, peserta yang menunjukkan tanda-tanda awal alzheimer mengalami jatuh lebih sering dibandingkan yang tidak.

Pikun Bisa Dicegah, Yuk Kenali Gejala Awalnya!-a

Tak memperdulikan hukum

Ciri yang selanjutnya adalah mengabaikan hukum. Beberapa orang yang mengalami tahap awal pikun akan kehilangan pengertian norma sosial mereka. Mereka akan melakukan pencurian, berperilaku tidak pantas, pelecehan seksual, atau bahkan mengujarkan kebencian.

Kehilangan empati

Jika seseorang mulai sering menghina atau berbicara yang tidak pantas bisa jadi tanda awal pikun. Bahkan bisa juga menunjukkan kesadaran akan apa yang telah mereka katakan tanpa merasa malu atau merasa bersalah.

Rasa malu yang hilang

Kemungkinan kehilangan rasa malu juga merupakan gejala awal. Mereka tidak akan merasa malu dengan situasi yang dihadapi dan juga mereka tidak mengerti dengan situasi orang lain. Hal tersebut merupakan gejala awal multi-faceted.

Mungkin banyak di antara Anda yang menganggap bahwa hal ini normal dan menjadi bagian dari penuaan. Namun, gejala tersebut bukanlah penuaan yang sehat, melainkan bisa jadi penyakit. Jadi, Anda harus waspada dengan memulai pola hidup sehat dan selalu berpikiran positif.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR