Gaya Busana Serba Hitam Para Seleb di Golden Globes 2018

Gaya Busana Serba Hitam Para Seleb di Golden Globes 2018

24
0
BAGIKAN

Golden Globes 2018 menandai momen istimewa ketika malam penghargaan perfilman dunia tak lagi menjadi ajang memamerkan busana glamor dan gaun desainer. Alih-alih terkesan suram dan membosankan, penggunaan warna hitam sebagai dresscode tak resmi dalam ajang bergengsi di dunia perfilman tersebut. Ide pemilihan busana nan revolusioner tersebut berawal dari gerakan solidaritas yang digagas oleh Time’s Up.

Diresmikan pada pekan pertama di tahun 2018, Time’s Up merupakan organisasi beranggotakan para seleb dan petinggi perfilman Hollywood yang bertujuan menggalang dana untuk mengusut kasus hukum pelecehan seksual yang tengah marak di Hollywood serta menyuarakan dukungan mereka bahwa udah saatnya pelecehan seksual di industri film tak terulang kembali. Tentu saja, warna hitam tak menghalangi para seleb tampil memukau. Para pria yang sepakat mengikuti gerakan ini sambil menyematkan pin Time’s Up tentu tampil tak jauh beda karena warna hitam sudah menjadi salah satu pilihan warna busana ikonik di setiap ajang penghargaan.

Para wanita, sebaliknya, berlomba tampil memesona sembari tetap menunjukkan dukungan mereka terhadap gerakan yang diangkat oleh Time’s Up. Kecuali aktris Blanca Blanco yang mengenakan busana berpotongan sensual berwarna merah, seluruh seleb wanita hadir dengan aneka gaun pesta bernuansa hitam. Blanca Blanco sendiri menyatakan dukungannya terhadap Time’s Up movement, namun mengaku bahwa dirinya lebih menyukai warna merah dan menganggap bahwa sudah saatnya wanita bebas mengenakan pakaian yang dia inginkan.

Kebebasan tersebut nampaknya tertuang pada beberapa aktris yang dengan percaya diri mengenakan celana hingga tuksedo, bukan gaun mengembang ala Putri Disney seperti pada umumnya. Alison Brie, misalnya, mengenakan kombinasi unik strapless princess ball gown dengan bawahan cigarette pants. Debra Messing, yang dalam salah satu wawancara di red carpet menekankan perlunya kesetaraan upah antara news anchor pria dan wanita, datang dengan mengenakan tunik panjang dengan paduan celana.

Claire Foy, pemeran Ratu Elizabeth II di serial televisi The Crown tampil menawan mengenakan tuksedo lengkap dengan celana panjang, demikian juga halnya dengan Kyra Sedgwick. Susan Sarandon mengenakan setelan hitam dankemeja putih dengan gaya rambut ponytail, tak mau kalah cantik dengan Tracee Ellis Ross yang tampil dengan turban dan gaun satin one-shouldered serta celana joggers satin.

Viola Davis kian menyalakan malam penuh semangat tersebut dengan mengenakan slinky black dress sederhana berpadu aksen kalung permata dan rambut tergerai anggun. Pola busana asimetris menjadi salah satu tren favorit, seperti yang dikenakan oleh Emma Stone, Greta Gerwig, dan Reese Witherspoon. Gaun tulle bustle bertabur berlian milik Dakota Johnson, taburan rhinestones di lengan busana Mary J. Blige, serta kilauan permata pada atasan Michelle Williams dan pasangan kencannya malam itu, Tarana Burke, pendiri gerakan #MeToo, membuktikan bahwa busana wanita tak bisa sepenuhnya dipisahkan dari kilauan batu mulia.

Mulai dari permainan busana transparan yang menampakkan lekuk tubuh ala Catherine Zeta-Jones dan Halle Berry, potongan sensual nan menggoda ala Sharon Stone, belahan gaun yang menampakkan kaki jenjang ala Zoë Kravitz, hingga bahu mulus nan tangguh yang menonjol dan dibiarkan terbuka ala Isabelle Huppert and Gal Gadot, all-black fashion kali ini sukses menghadirkan femininitas yang dirayakan lewat busana spektakuler. Hasilnya, Vems? Salah satu malam penghargaan yang paling elegan di Hollywood.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR