Tips Jitu Cara Membangun Kepercayaan Klien

Tips Jitu Cara Membangun Kepercayaan Klien

35
0
BAGIKAN

Vems, percayakah Ladies bahwa bisnis Anda tak akan berkembang tanpa adanya klien maupun konsumen? Untuk menjaga berputarnya roda bisnis dalam perusahaan, Ladies perlu memahami cara membangun kepercayaan klien. Kepercayaan merupakan syarat penting dalam perusahaan untuk memastikan adanya kerjasama dan keuntungan yang dirasakan perusahaan maupun klien.

Kenyataannya, kepercayaan seringkali menjadi masalah utama yang tidak hadir dalam hubungan antara perusahaan dengan klien. Kedua belah pihak cenderung memiliki standar tersendiri untuk menjalankan bisnis sehingga sulit terjalin kesepakatan. Apakah cara terbaik untuk dalam dunia bisnis untuk meraih dan mempertahankan kepercayaan klien?

Senantiasa bersikap jujur dan terbuka bisa menjadi salah satu upaya awal untuk mendapatkan kepercayaan dari klien. Sama halnya dengan hubungan personal, relasi bisnis juga membenci dan tidak menoleransi adanya kebohongan. Kejujuran terhadap klien dapat ditunjukkan, misalnya, dengan mengakui kelebihan serta kekurangan suatu produk yang Anda jual. Setelah mendapatkan kepercayaan klien, pertahankan hal tersebut dengan menjaga kejujuran sepanjang masa kerjasama ya Vems. Meski terdapat masalah dalam proyek, sikap jujur Anda justru akan meraih simpati klien, alih-alih menutupinya dengan kebohongan.

Klien adalah raja, demikian yang dipercaya oleh setiap perusahaan. Artinya, mendengarkan keluhan dari klien dapat membantu Anda meraih kepercayaan mereka. Jadilah pendengar setia dan dengarkan seluruh keluh-kesah klien berkaitan dengan proyek yang tengah Anda garap. Selain mendengarkan dengan seksama, tunjukkan bahasa tubuh penuh perhatian lewat kontak mata dan fokus pada isi pesan yang disampaikan klien. Berikan tanggapan sesekali untuk menunjukkan bahwa Anda memperhatikan dan memahami maksud klien.

Tahukah Anda, Vems, bahwa Anda dapat membangun kepercayaan klien lewat kesalahan yang Anda perbuat? Klien tentunya menuntut kesempurnaan dari pekerjaan Anda, namun sedikit kesalahan yang Anda perbuat tentunya wajar saja apabila Anda manfaatkan untuk kembali bangkit dan meraih keinginan klien. Belajarlah dari kesalahan yang ditoleransi klien lalu upayakan untuk menuntaskaan pekerjaan Anda secara maksimal. Perdalam kembali esensi dari proyek dan harapan klien, lalu minta maaf dan akui kesalahan Anda kepada klien untuk mendapatkan kembali kepercayaan mereka.

Ladies, jangan ragu untuk meminta kritik dan saran dari klien. Sudah banyak perusahaan dan startups pemula yang tumbuh besar karena mereka tak segan untuk meminta masukan dari klien. Pada dasarnya, klien Anda merupakan pihak yang paling memahami tujuan proyek yang Anda kerjakan. Tentu saja, langkah ini tidaklah mudah karena beberapa klien cenderung memberikan kritikan pedas tanpa ampun. Menariknya, tak hanya melancarkan pengerjaan proyek, berani meminta dan menerima kritik dari klien juga akan mempersiapkan mental Anda untuk menghadapi klien dan pekerjaan yang selanjutnya.

Tak lupa, selalu laporkan progress pekerjaan yang tengah Anda garap. Meski tak diminta, laporan yang Anda berikan dijamin akan membangun kepercayaan klien lebih dalam. Yang terpenting, selseaikan proyek Anda tepat waktu atau bahkan jauh sebelum deadline. Dengan demikian, kepercayaan klien pasti akan jatuh ke tangan perusahaan Anda. Klien tak akan ragu untuk menjalin kerjasama kembali dengan Anda atau merekomendasikan perusahaan Anda ke rekan bisnisnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR