Antara Keju Kambing dan Keju Sapi, Tahu Bedanya?

Antara Keju Kambing dan Keju Sapi, Tahu Bedanya?

10
0
BAGIKAN
Antara Keju Kambing dan Keju Sapi, Tahu Bedanya?-cover

Buat pencinta makanan, keju bagaikan makanan ajaib yang melengkapi kelezatan hampir semua makanan. Mulai dari roti sandwich hingga mie instan, tambahan topping keju membuat pengalaman makan Anda jadi makin mengasyikkan. Bahkan keju juga sering dijadikan sebagai bahan topping atau campuran di dalam berbagai jenis kue kering, contohnya seperti kastengel.

Keju adalah produk turunan dari susu, dan dari hewan mamalia berkaki 4 penghasil susu hanya keju dari susu sapi-lah yang paling sering kita kenal. Tapi akhir-akhir ini, banyak orang mulai beralih dari keju yang terbuat susu sapi dan mulai mengkonsumsi keju dari susu kambing lho. Hmmm, apa saja ya perbedannya?

Yang jelas, goat cheese ternyata berusia lebih tua daripada cow cheese, lho. Diperkirakan keju kambing pertama kali dibuat pada tahun 6500 BC. Diperkirakan hewan peternakan pertama yang didomestifikasi oleh nenek moyang kita adalah kambing dan domba, jadi otomatis produk pertama yang dihasilkan adalah susu domba dan susu kambing begitu juga dengan produk turunannya. Di era masa kini keju kambing sudah tersebar dan dinikmati oleh seluruh warga dunia, mulai dari negara China hingga Norwegia. Salah satu keju kambing yang paling terkenal dan bahkan sempat memenangkan penghargaan adalah Humboldt Fog Cheese yang diproduksi di negara bagian California, Amerika Serikat.

Antara Keju Kambing dan Keju Sapi, Tahu Bedanya?-a

Dilihat dari teknik pembuatan, proses pembuatan keju kambing sebenarnya tidak jauh beda dari keju sapi. Kedua jenis keju ini sapa-sapa melalui proses pengasaman, pengentalan, hingga pengolahan dadih. Bahan yang digunakan untuk mengentalkan keju pun kurang lebih sama, yaitu dengan mencampurkan enzim rennet, cuka, atau air lemon.

Hanya saja, perbedaan yang paling terasa adalah cita rasa dari keju kambing yang lebih masam dibandingkan dengan keju sapi. Itu dikarenakan keju kambing memiliki kandungan asam lemak yang lebih terkonsentrasi dibandingkan dengan kandungan fatty acid pada susu sapi. Tapi di saat yang sama, keju kambing memiliki kadar protein yang lebih rendah, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih halus dan creamy.

Nah kalau Vems berniat untuk mencoba membuat keju kambing sendiri di rumah, ingatlah bahwa susu kambing memang memiliki hasil akhir yang lebih ke arah semi-soft. Maka dari itu, akan lebih cocok bagi Anda untuk membuat jenis keju yang memang bersifat lembut seperti keju brie, keju feta, atau keju Gouda. Keju kambing juga lumayan cocok untuk dijadikan bahan sandwich, lho.

Selamat bereksperimen dengan keju kambing, Vems.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR