Tahu Perbedaan Macam-Macam Sumpit di Negara Asia?

Tahu Perbedaan Macam-Macam Sumpit di Negara Asia?

5
0
BAGIKAN
Tahu Perbedaan Macam-Macam Sumpit di Negara Asia?-cover

China, Jepang, dan Korea adalah trio negara Asia Timur yang memiliki ciri-ciri penduduk dan kebudayaan yang sangat mirip. Mulai dari kebudayaan, seni aksara, hingga jenis kuliner, ketiga negara ini memiliki banyak sekali persamaan. Dan yang lebih tidak mengejutkan lagi adalah, mereka menggunakan sumpit sebagai alat makanan. Kecuali, sumpit tersebut ternyata memiliki perbedaan yang tidak semua orang ketahui.

Baik negara China, Jepang, maupun Korea memiliki sumpit dengan nama yang berbeda-beda lho!  Sumpit yang digunakan oleh bangsa China disebut dengan kuaizi (筷子)umumnya terbuat dari bahan dasar kayu, kayu bambu, plastik, dan logam. Bahkan tidak jarang Anda dapat menemukan beberapa jenis kuaizi yang terbuat dari bahan tulang hewan, porselain, hingga zamrud. Sudah pasti semakin langka bahan yang digunakan untuk kuaizi, maka kualitasnya pun akan lebih baik dan lebih mahal. Kuaizi memiliki ukuran yang cukup panjang, yaitu sekitar 25 cm dan berbentuk persegi panjang dengan ujung tumpul.

Sedangkan sumpit Jepang dijuluki dengan nama hashi (箸) atau otemoto (おてもと).  Dibandingkan dengan kuaizi, hashi cenderung lebih pendek dengan bentuk sumpit yang lebih bulat. Satu hal lagi yang membedakan adalah ujung dari sumpit yang berbentuk lancip. Umumnya hashi terbuat dari bahan kayu, walaupun kini hashi yang terbuat dari bahan logam dan porselen jauh lebih populer digunakan karena lebih higienis dan ramah lingkungan.

Tahu Perbedaan Macam-Macam Sumpit di Negara Asia?-a

Di Korea, sumpit disebut dengan julukan jeotgarak (젓가락). Berbeda dari dua jenis sumpit sebelumnya, jeotgarak hanya terbuat dari satu bahan yaitu logam. Ukuran panjangnya merupakan yang terpendek dibandingkan dengan kuaizi maupun hashi. Bobotnya pun jauh lebih berat.

Dan karena terbuat dari bahan logam yang licin, jeotgarak biasanya dilengkapi dengan hiasan bergelombang di bagian tengah untuk memudahkan penggunanya. Ada sedikit fakta unik lho tentang sumpit jeotgarak ini. Konon di zaman dahulu jeotgarak dengan bahan perak hanya digunakan oleh raja. Dan alasannya bukan karena demi prestige belaka, melainkan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan seseorang berusaha meracuni makanan sang Raja. Karena tahu kan, logam perak akan langsung bereaksi jika bertemu dengan senyawa dari zat logam lainnya?

Menarik sekali ya, Vems? Nah sekarang setelah Anda mengetahui perbedaannya, coba deh Anda mengunjungi restoran yang menjual hidangan salah satu dari negara di atas. Kira-kira sumpit jenis manakah yang digunakan?

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR