Immunotherapy; Harapan Baru Bagi Penderita Kanker?

Immunotherapy; Harapan Baru Bagi Penderita Kanker?

11
0
BAGIKAN

Penyakit kanker sudah menjadi momok bagi umat manusia semenjak ratusan tahun yang lalu. Ada lebih dari 100 jenis kanker yang baru diketahui dan telah merenggut nyawa jutaan manusia setiap tahunnya. Dan selama ratusan tahun pula tenaga medis berusaha sekuat tenaga berpacu dengan waktu untuk menemukan cara menyembuhkan penyakit ini. Salah satunya adalah dengan kemoterapi dan radiotherapy.

Tapi, pengobatan kemoterapi memiliki dampak yang cukup besar. Tidak hanya pengobatan tersebut berpotensi untuk membunuh sel-sel tubuh yang sehat, tapi sebanyak 80% pelaku kemoterapi mengalami gangguan kesehatan yang lain. Contohnya seperti penurunan sel darah merah, dan kebotakan. Tak hanya itu sistem imunitas tubuh pun ikut menurun sehingga berpotensi mengakibatkan infeksi. Tapi baru-baru ini terdengar metode pengobatan kanker yang lain, yaitu immunotherapy.

Apa sih immunotherapy itu? Immunotherapy adalah suatu terapi pengobatan yang ditujukan untuk merangsang dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker. Dalam hal ini, sistem kekebalan tubuh dibuat agar lebih ‘peka’ terhadap perubahan yang terjadi pada sel tubuh sehat yang menjadi cikal-bakal sel kanker. Pengaplikasikan metode imunoterapi ini terbagi menjadi 3 jenis, yaitu penyuntikan antibodi monoklonal, vaksinasi kanker, dan terapi T-Cell.

Immunotherapy; Harapan Baru Bagi Penderita Kanker?-a

Antibodi monoklonal adalah protein buatan dengan sifat menyerupai sistem imun tubuh. Antibodi ini disuntikkan pada tubuh pasien untuk membantu sistem imun tubuh dalam menyerang dan membunuh protein paling vital dalam sel kanker.

Jika vaksinasi penyakit mengandung virus yang dilemahkan, vaksin kanker berisi antigen tertentu ke dalam tubuh. Antigen tersebut nantinya akan mengenali antigen tersebut dan membunuhnya. Begitu tubuh Anda mengenali antigen yang sama pada sel kanker, secara otomatis sistem imunitas tubuh Anda akan menyerang dan menghentikan pertumbuhan sel kanker tersebut.

Perawatan immunotherapy yang terakhir adalah terapi T-Cell. Dalam jenis terapi ini ada 2 metode yang dapat dilakukan untuk menolong pasien kanker. Tindakan yang pertama adalah dengan mengambil sample sel imun untuk kemudian digandakan di dalam labotarium. Setelah itu, sel imun yang sudah berkembang tersebut akan disuntikkan kembali ke dalam tubuh Anda.

Dengan sistem pertahanan tubuh yang jauh lebih kuat, pertumbuhan sel kanker akan dapat dihentikan. Metode kedua adalah dengan merekayasa sel imun tubuh Anda. Hasil dari rekayasa tersebut adalah sel imun yang jauh lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi sel-sel kanker.

Pengobatan immunotherapy sebenarnya tidak bebas dari resiko efek samping, Vems. Walaupun jika dibandingkan dengan kemoterapi, efek samping yang dihasilkan oleh immunotherapy cenderung lebih kecil. Sayangnya, metode pengobatan ini masih belum banyak digunakan di rumah sakit di developing countries seperti Indonesia. Kapan ya penderita kanker di Indonesia bisa merasakan manfaat dari immunotherapy?

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR