Berkencan dengan Mantan Sahabat; Keputusan Pintar atau Bodoh?

Berkencan dengan Mantan Sahabat; Keputusan Pintar atau Bodoh?

12
0
BAGIKAN
Berkencan dengan Mantan Sahabat; Keputusan Pintar atau Bodoh?-cover

Berpacaran dengan mantan sahabat Anda mungkin termasuk ke dalam hal yang paling gak banget dalam hidup Anda. Banyak dari Anda yang menganggap bahwa itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap sahabat Anda sendiri dan Anda tidak akan pernah mempertaruhkan resiko rusaknya persahabatan Anda hanya karena seorang pria yang sudah jadi bagian dari sejarah. It’s the greatest taboo, dan Anda mengecam siapapun yang melakukannya.

Tapi ketika Anda jatuh cinta, Anda tidak dapat memilih kan? Bisa jadi Anda berkenalan dengan mantan sahabat saat ia masih menjadi kekasih dari sahabat Anda. Anda menemukan banyak sekali kesamaan dengannya, dan bahkan ketika mereka putus pun Anda masih tetap berhubungan dekat. Sampai kemudian Anda sadar bahwa Anda jatuh cinta padanya. Kalau sudah begitu, apa yang harus Anda lakukan?

Pertama-tama, sebelum hubungan Anda dengan si dia masuk ke tahap yang serius, tanyakanlah pendapat sahabat Anda terlebih dulu. What, are you crazy? Ya, kami tahu pastinya Anda akan merasa takut dan ragu-ragu untuk berterus-terang pada sahabat Anda, apalagi jika hubungan persahabatan selama puluhan tahun. Anda tentu tidak ingin ikatan persahabatan kental tersebut menjadi rusak gara-gara seorang cowok.

Berkencan dengan Mantan Sahabat; Keputusan Pintar atau Bodoh?-a

Tapi, jika Anda benar-benar merasa bahwa mantan sahabat Anda memiliki potensi untuk menjadi cinta sejati Anda maka Anda harus memberanikan diri. Ya, teman Anda bisa jadi merasa terkhianati dan persahabatan Anda bisa rusak (terlebih lagi jika mereka mengalami bad breakup), walaupun kemungkinan  bahwa ia menerima keputusan Anda dengan santai atau lapang dada masih tetap ada, kan? Vemine rasa, berterus-terang padanya sekarang akan jauh lebih mudah dibandingkan berterus-terang setelah ia memergoki Anda dan mantannya hang out bareng.

Dan kalaupun ia memberikan lampu hijau untuk hubungan Anda dengan mantannya, hargailah boundaries yang ia tetapkan. Karena bisa jadi ia tetap enggan untuk hangout bersama Anda dan mantannya. Jangan memaksanya atau bahkan mencurigai bahwa ia masih memiliki rasa sayang terhadap mantannya. Adalah hal yang alami bahwa tiap pasangan yang baru putus memasang jarak antara satu dan yang lain. Jadi jika memang Anda sudah benar-benar mantap untuk berpacaran dengan mantan sahabat, bersiap-siaplah untuk kehilangan waktu hangout bersama sahabat atau pacar.

Dan yang terakhir, sebelum jatuh cinta dan melanjutkan hubungan dengan mantan sahabat perhatikanlah dulu alasan di balik putusnya hubungan mereka. Jika sahabat Anda putus dengan sang pacar karena tindakan mantannya yang abusif atau ternyata si mantan tukang selingkuh, don’t ever dream to date him. Jangan pula bermimpi bahwa Anda memiliki kemampuan untuk merubahnya, karena seseorang yang abusif dan gemar berselingkuh tidak akan pernah bisa berubah.

Nah demikianlah beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan sebelum berpacaran dengan mantan sahabat Anda. Dan satu lagi pertanyaan yang wajib Anda tanyakan pada diri sendiri, “Is it worth it?”

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR