Deadline Kerja; Baik Atau Buruk?

Deadline Kerja; Baik Atau Buruk?

4
0
BAGIKAN
Deadline Kerja; Baik Atau Buruk?-cover

Dari ratusan juta kata yang kita pelajar tiap harinya semenjak kita kecil, ada satu kata mantra yang paling ampuh untuk membuat semua orang baik mereka yang duduk di bangku sekolah maupun yang masuk ke dunia kerja bergidik ngeri: Deadline. Ya, bagaikan serbuk obat pahit, deadline memunculkan kenangan buruk bagi siapapun yang sudah pernah mencicipinya.

Momen-momen ketika Anda harus berpacu dengan waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang masih menumpuk seringkali menjadi momok, walaupun cukup banyak juga yang justru menjadi lebih termotivasi dan memberikan hasil pekerjaan yang jauh lebih maksimal. Bagi tiap orang deadline memang memiliki efek yang bermacam-macam, tapi sebenarnya deadline tuh baik atau buruk, sih?

Jawabannya bergantung dari sisi mana Anda melihatnya, Vems. Naturally, kita adalah makhluk hidup yang juga dibekali dengan insting bertahan hidup yang tinggi. Dan jika nenek moyang kita terstimulasi dengan perubahan cuaca dan hewan buas, maka coba tebak ancaman apa yang akan membangkitkan survival skill bagi manusia modern? Yup, ancaman itu bernama deadline.

Deadline Kerja; Baik Atau Buruk?-a

Ketika kita dikejar deadline, tubuh secara otomatis akan memproduksi hormon stres kortisol serta hormon adrenalin dalam jumlah yang sangat tinggi. Anda akan memiliki lebih banyak energi karena saat itu tubuh tengah memasuki mode pertahanan diri yaitu “fight-or-flight-“. Kemampuan konsentrasi Anda pun akan meningkat sehingga Ladies bisa jadi lebih fokus dalam menyelesaikan tugas di depan mata.

Produktivitas Anda pun meningkat tajam, begitu Anda menyelesaikan satu tugas dengan segera Anda akan beralih ke deadline tugas selanjutnya. Dan bahkan secuek apapun Anda, Anda akan mendadak menjelma menjadi seseorang yang sangat pintar dalam mengatur waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Dan ketika Anda berhasil memenuhi deadline tersebut, sensasi hormon stres yang menurun dan digantikan dengan rasa lega memberikan sedikit rasa kepercayaan diri bahwa Anda bisa melalui masa yang sulit tersebut.

Well, dorongan hormon adrenalin yang dihasilkan saat Anda berusaha mengejar deadline memang mungkin membuat Anda ketagihan. Tapi segala hal yang berlebihan tetaplah tidak bagus, tidak terkecuali kebiasaan mengerjakan segala hal serba mepet. Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, ketika Anda merasa stres akibat deadline maka tubuh akan langsung  memproduksi hormon stres yang membuat Anda jadi lebih fokus dalam menyelesaikan tugas.

Ya, hanya sebatas menyelesaikan tugas saja. Bagian yang mengatur kemampuan berpikir logis tidak akan terlalu berfungsi sehingga mengakibatkan Anda menyelesaikan pekerjaan dengan tergesa-gesa. Hasilnya walaupun pekerjaan tersebut selesai tepat waktu, you’re not giving your best. Dan jika klien atau pimpinan Anda merupakan orang yang menuntut kualitas yang terbaik ia tidak akan gembira melihat hasil pekerjaan Anda. Selain itu stres akibat deadline juga bisa mengakibatkan berbagai macam permasalahan mulai dari masalah pencernaan hingga penyakit kardiovaskular.

Better be safe than sorry, yuk mulai belajar untuk mengelola waktu lebih baik dari sekarang.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR