Tak Cukup Hanya Dilestarikan, Batik Juga Butuh Dirawat

Tak Cukup Hanya Dilestarikan, Batik Juga Butuh Dirawat

1
0
BAGIKAN

Bagi bangsa Indonesia, batik adalah salah warisan kebudayaan nasional yang sangat dibanggakan. Bagaimana tidak, kain bercorak etnis ini berhasil bertahan dari hempasan zaman sejak kemunculannya di zaman Kerajaan Majapahit. Kebanggaan masyarakat Indonesia pun semakin besar dengan diresmikannya kain batik Indonesia ke dalam kategori Daftar Representatif UNESCO sebagai Budaya Tak Bendawi Warisan Manusia. Sejak saat itu, penggemar batik pun mulai membludak dan bahkan hingga kini, batik tidak hanya terdiri dari batik tulis saja tapi juga batik cetak.

Dan jika Anda termasuk penggemar busana bernuansa ethnic, Anda pasti memiliki beberapa lembar pakaian dengan corak batik, kan? Dan ternyata tak hanya hati Anda saja, bahkan baju batik pun membutuhkan perawatan khusus lho. Salah penanganan bisa mengakibatkan kain batik Anda menjadi luntur, kusam, dan kehilangan keindahannya. Gak mau, kan? Makanya simak yuk tips merawat batik dari Vemine berikut ini.

Detergent is a No-Go!

Sudah jadi reaksi alami bagi kita untuk mencuci segala macam pakaian, termasuk batik dengan menggunakan deterjen. Tapi partikel-partikel pada sabun deterjen terlalu keras untuk kain batik yang delicate lho, Vems. Menggunakan deterjen pada kain batik bisa mengakibatkan warna dari kain batik menjadi rusak dan luntur.

Kain batin memang membutuhkan jenis sabun khusus, yang disebut dengan lerak. Lerak, atau lamuran adalah tanaman yang bagian bijinya sangat berguna untuk dipakai sebagai deterjen tradisional. Saat ini lerak juga dijual dalam bentuk sabun cair yang jauh lebih praktis dan dapat ditemukan di pasaran. Atau jika ladies sedang kepepet, Anda juga bisa lho menggunakan larutan air shampoo. Hanya saja pastikan bahwa tidak ada bagian pasta shampoo yang masih kental, ya.

Tak Cukup Hanya Dilestarikan, Batik Juga Butuh Dirawat-a

Sebaiknya Tidak Mencuci Kain Batik dengan Mesin Cuci

Kita semua suka kepraktisan, tapi kenapa sebaiknya tidak menggunakan mesin cuci saat mencuci kain batik? Alasannya adalah karena Anda tidak dapat mengukur seberapa keras kucekan dari mesin cuci tersebut, walaupun dengan setting yang terendah

Kain batik adalah kain yang wajib diperlakukan dengan lembut, jadi usahakan mencuci kain batik dengan menggunakan tangan. Kucek dengan lembut, cukup di bagian yang kotor saja. Dan setelah proses membilas selesai, cukup tarik saja bagian kedua ujung dari kain atau baju batik tersebut. Jangan diperas ya, Vems.

Jangan Dijemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Menjemur kain batik di saat siang terik memang bisa membuat baju batik cepat kering. Tapi, di saat yang sama juga bisa membuat warna baju batik Anda menjadi kusam. Jadi sebaiknya, jemur saja di tempat yang teduh atau cukup diangin-anginkan saja.

Semoga tips dari Vemine di atas membantu Anda.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR