Akhir Tragis Model Cantik yang Meninggal Dunia di China

Akhir Tragis Model Cantik yang Meninggal Dunia di China

19550
0
BAGIKAN
Akhir Tragis Model Cantik yang Meninggal Dunia di China-cover

Kita semua wajib percaya pada impian dan cita-cita kita serta berusaha untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Tapi siapa yang menyangka, bahwa mimpi dari seorang Vlada Dzyuba harus berakhir tragis dengan kematiannya saat ia tengah menjajaki awal karir modelingnya di China. Gadis berusia 14 tahun ini meninggal dunia pada tanggal 27 Oktober 2017 di Rumah Sakit Rui Jin di China. Penyebab kematiannya diketahui sebagai komplikasi dari beberapa penyakit, yaitu meningitis, kerusakan organ hati dan organ-organ dalam serta penyakit keracunan darah yang disebut dengan septicaemia.

Bagaimana ia bisa menderita sedemikian banyak gejala penyakit namun sama sekali tidak mendapat pertolongan hingga semuanya terlambat? Pertanyaan itu jugalah yang diperdebatkan baik oleh pihak otoritas Rusia yang kemudian memasukkan kasus Vlada sebagai kasus investigasi kriminal yang dilaksanakan oleh pihak FBI Rusia.

Sebelum kematiannya, Vlada memang sempat mengeluh kepada ibundanya melalui telepon bahwa ia merasakan kelelahan yang amat sangat dan ia ingin sekali tidur. Ia juga mengatakan bahwa saat itu ia menderita demam yang sangat tinggi, dengan suhu tubuh sekitar 102 derajat Farenheit. Tapi, terlepas dari permintaan sang ibunda yang menyuruhnya untuk memeriksakan diri ke dokter, hal tersebut tidak dilakukan.

Akhir Tragis Model Cantik yang Meninggal Dunia di China-a

Beberapa sumber berspekulasi bahwa Vlada tidak berani untuk pergi memeriksakan diri ke rumah sakit karena ia tidak memiliki asuransi kesehatan. Padahal, memiliki asuransi kesehatan adalah hal yang wajib bagi setiap pekerja baik pekerja domestik maupun pekerja luar negeri. Ada pula yang mengatakan bahwa Vlada mengalami eksploitasi pekerja dimana ia harus bekerja dalam jangka waktu lama namun hanya diberikan waktu yang sangat minim untuk beristirahat. Bahkan di saat ia sakit pun, ia tetap terpaksa untuk terus melakukan Photo shoots.

Pihak manajemen agensi model tempat ia bekerja yaitu  ESSE menyanggah pernyataan tersebut. Mereka mengatakan bahwa Vlada memiliki jam kerja yang wajar yaitu hanya sekitar 8 jam sehari, dan alasan dibalik terlambatnya penanganan penyakit Vlada adalah karena ia hanya mengeluh “tidak enak badan” dan tidak meminta untuk pergi ke rumah sakit.

Rasanya tidak terlalu penting lagi siapa yang bertanggung jawab atas kematian model berdarah Rusia ini. Tapi tentu saja semoga semua pihak yaitu pihak keluarga model, pihak agensi, dan model itu sendiri dapat memetik pelajaran penting dari tragedi meninggalnya Vlada Dzyuba. Rest in Peace, Vlada.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR