Hapus Rasa Sakit Akibat Penolakan Kerja dengan Cara Ini

Hapus Rasa Sakit Akibat Penolakan Kerja dengan Cara Ini

3
0
BAGIKAN

Di tengah-tengah masa pencarian kerja, tak jarang Anda akan bertemu dengan kesempatan untuk bekerja di bidang atau di perusahaan yang Anda incar sejak lama. Tentu saja Anda pun menyambut tawaran tersebut dengan semangat ’45 dan segera mengirimkan CV Anda. Dan betapa bahagianya Anda ketika perusahaan impian Anda menghubungi dan meminta jadwal untuk melakukan interview. Senang? Sudah pasti!

Beberapa hari setelah interview, Anda terus menantikan kabar dari perusahaan bahwa Anda bisa mulai bekerja. Naas, hati Anda langsung mencelos begitu Anda membaca email dari perusahaan bahwa Anda tidak diterima atau bahkan Anda tidak menerima pemberitahuan sama sekali. Sedih dan galau sudah pasti langsung melanda,dan bahkan bisa jadi Anda mulai merendahkan diri sendiri. Mengeluh dan berduka tidak akan memberikan manfaat apapun pada Anda, ada cara yang lebih baik yang dapat membantu Anda melewati masa penolakan tersebut.

Kegagalan Interview Anda Hanyalah Bagian dari Proses

Selama hidup Anda, Anda pasti akan dihadapkan dengan peristiwa dimana Anda mengalami kegagalan. But it doesn’t mean you’re a total failure, dan jangan sampai Anda berpikiran demikian. Sama seperti ketika Anda gagal dalam tes matematika atau saat belajar menaiki sepeda pertama kalinya, kegagalan interview sebenarnya adalah bagian dari proses yang harus Anda lewati.

Jika Anda dapat mengalihkan perhatian Anda dari hal-hal negatif dan mulai berfokus pada hal positif, maka Vems akan menemui berbagai macam kemungkinan dan kesempatan, termasuk di dalamnya adalah kemungkinan untuk mendapatkan peluang pekerjaan yang baru. Bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa kemudian Anda dapat menemukan peluang untuk berwirausaha, lho.

Hapus Rasa Sakit Akibat Penolakan Kerja dengan Cara Ini-a

Berhenti Menganalisis Berlebihan

Ketika Anda menghadapi kegagalan setelah interview, Anda pasti akan digelayuti pikiran “what if”, contohnya “seandainya aku mengatakan hal yang berbeda apakah hasilnya akan berbeda?”, “apakah mereka tersinggung dengan email follow-up yang aku kirimkan?”, dan lain sebagainya.

Walaupun tidak mudah, berhentilah untuk menganalisis keadaan yang sudah terjadi. Analisis seharusnya hanya dilakukan untuk memecahkan masalah atau memperbaiki keadaan, tapi analisis diri yang saat ini Anda lakukan hanya akan membuat Anda semakin down dan mencegah Anda untuk move on.

Ada banyak hal yang bisa mengakibatkan tertolaknya lamaran kerja Anda, tapi bukan berarti kesalahan ada pada Anda. Bisa jadi perusahaan menemukan seseorang dengan pengalaman yang lebih mumpuni dibandingkan Anda. Daripada menyalahkan diri, lebih baik Anda mengkonfrontasi langsung perusahaan tersebut dengan meminta pendapat akan hal apa yang bisa Anda perbaiki. Dengan demikian, barulah evaluasi yang Anda lakukan dapat membantu mendorong Anda menjadi pribadi yang lebih tekun dan berpengalaman.

Dan setelah Anda menemukan kembali semangat Anda, janganlah takut untuk mencoba lagi Vems.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR