Brrr, Atasi Hipotermia Dengan Tips-Tips Ini, Yuk

Brrr, Atasi Hipotermia Dengan Tips-Tips Ini, Yuk

45
0
BAGIKAN

Ladies, bagi Anda yang gemar menonton film survival mengenai pendakian gunung seperti Everest atau Meru tentu sering melihat adegan dimana salah satu atau dua tokoh di dalam film tersebut terjebak di dalam badai salju dan pada akhirnya meninggal dunia akibat hipotermia.

Dan ternyata, hipotermia bukanlah fenomena rekaan belaka, melainkan suatu gejala kesehatan yang memang benar-benar ada, dan sudah bisa Anda duga,tingkat kefatalannya pun sangat nyata. Hipotermia adalah suatu gejala dimana tubuh mengalami penurunan temperatur jauh di bawah suhu tubuh normal, yaitu di bawah 35 derajat. Sebagai dampaknya tubuh pun mengalami berbagai macam gangguan metabolisme, serta mengganggu perolehan oksigen dan secara otomatis juga mengganggu sistem peredaran darah ke jantung. Dalam tingkat kasus ekstrim, hipotermia dapat mengakibatkan kematian.

Siapa saja dapat mengalami hipotermia terutama jika mereka tinggal di lingkungan dengan suhu udara yang ekstrim dalam waktu yang lama, seperti pendaki gunung yang tidak mengenakan pakaian atau jaket yang tebal, atau tunawisma yang sering tidur di luar ruangan tanpa selimut. Selain itu, bayi yang masih belum memiliki kemampuan untuk meregulasi suhu tubuhnya sendiri juga beresiko terkena hipotermia.

Brrr, Atasi Hipotermia Dengan Tips-Tips Ini, Yuk-a

Untungnya, ada beberapa cara untuk mengatasi si pembunuh berdarah dingin ini (no puns intended, ladies!). Salah satunya adalah dengan menjaga agar tubuh Anda tetap kering dan hangat. Apabila Anda baru saja terjebak hujan dan pulang dalam keadaan basah kuyup, segera ganti pakaian Anda dengan pakaian yang kering, dan jangan lupa untuk mengeringkan badan Anda dengan handuk kering.

Dan hal satu ini sangat penting untuk diketahui jika Anda adalah seorang pencinta alam adalah: selalu kenakan jaket tebal selama Anda mendaki gunung atau berkemah di kawasan pegunungan. Tetapi juga pastikan bahwa kain dari jaket tersebut juga dapat menyerap keringat, contohnya adalah jaket yang terbuat dari kain wool. Selain itu, lapisan luar dari jaket tersebut juga harus memiliki lapisan tahan air untuk mencegah jaket tebal Anda basah kuyup terkena air hujan.

Dan inilah bagian yang paling tricky, yaitu menyediakan minuman pengusir hawa dingin. Anda mungkin sering mendengar orang-orang Barat dan Eropa mengkonsumsi minuman beralkohol sehingga Anda berpikir, “Hey, kenapa tidak?”. Tetapi, berlawanan dari apa yang Anda percaya selama ini, minuman beralkohol justru menurunkan temperatur tubuh dan dapat memperparah hipotermia. Dan bagian yang terburuk, Anda tidak akan menyadarinya karena Anda merasakan sensasi hangat yang berlangsung sementara dan disebabkan oleh derasnya aliran darah. Solusi yang paling aman adalah dengan meminum kopi atau teh hangat, atau susu. Yum!

Demikianlah sekilas info mengenai tips mengatasi hipotermia. Semoga bermanfaat bagi Anda, ladies!

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR